
-Have You Ever Killed Your Best Friend?-
Battle Royale diputar di bioskop jepang bulan Desember 2000 setelah melalui perjuangan yang cukup panjang. Pada awalnya Battle Royale berhadapan dengan parlemen yang ingin mencekal BR, dan film ini mendapat rating R-15 karena adegan eksplisit, yang cenderung sadis dan memilukan.
BR dibuka dengan prolog yang menceritakan bahwa jepang telah berada di ambang kehancuran akibat krisis ekonomi yang hebat, moral dan akhlak telah menjadi sesuatu yang mahal. 10.000.000 orang menganggur, dan 800.000 murid sekolah memboikot dan mogok sekolah. Orang dewasa menjadi takut kepada remaja yang dianggap semakin nakal dan brutal. Untuk itu pemerintah mencanangkan program reformasi pendidikan yang dinamakan dengan Battle Royale Act (BR Act). Secara acak setiap tahunnya dipilih satu kelas 3 dari setiap SMP di seluruh jepang untuk mengikuti program BR ini.
Kali ini yang terpilih adalah Kelas 3B SMP Shiroiwa, perfektur Kagawa. Dalam perjalanan piknik kelulusan mereka, mereka dan dibawa ke sebuah pulau yang terisolasi dan penduduknya sudah dimigrasi-kan ke tempat lain. Setelah sadar, tiba-tiba mereka telah mengenakan kalung khusus dengan detonator ledakan di leher mereka masing-masing. Permainan pun di mulai, dalam waktu tiga hari setiap kalung akan secara otomatis meledak apabila ia menangkap kehadiran kalung lain yang masih aktif, kalung tidak dapat di non-aktif kan kecuali sang pemakai tewas. Maka aturannya sangatlah sederhana, dibunuh, atau membunuh sampai kalung aktif yang tersisa tinggal satu. Sebagai katalisator, ditambahkan dua orang anak pindahan ke dalam permainan itu. Yang seorang adalah juara BR beberapa tahun yang lalu, dan yang seorang lagi adalah murid Psycho yang sadis dan tidak berperasaan.
Apa yang akan kau lakukan saat teman-teman yang biasanya duduk di samping bangkumu, yang biasanya mengerjakan tugas bersamamu ingin membunuhmu atau kau terpaksa membunuhnya? Bagaimana perasaanmu saat bangun pagi hari dan mendengarkan Morning Report yang menyebutkan satu persatu nama temanmu yang telah terbunuh oleh temanmu yang lain? Bagaimana saat tidak ada seorang pun yang bisa kau percaya, bahkan dirimu sendiri? Dibalik cerita, dan adegan yang kelam dan sadis, Battle Royale yang telah dirilis di Indonesia dalam bentuk VCD/DVD original ini memberikan satu pesan yang membuat kita bergidik. Dengan situasi Indonesia yang sedang kacau balau oleh krisis, ketertarikan terhadap berita kriminal yang tinggi, dan moral yang semakin hari semakin memburuk, bukan tidak mungkin suatu hari program ini benar-benar terwujudkan. Atau di luar sana, di salah satu sudut negara ini, kisah yang serupa sedang terjadi tanpa diketahui oleh dunia luar? Sebagaimana kisah saudara-saudara kita di Aceh, Ambon, dan wilayah lain di nusantara yang tidak pernah kita ketahui secara mendetail, atau kita memang tidak mau tahu?
-ravewriten,April 2008-
(find it worth to share? copy paste here, not above it..thank you)
No comments:
Post a Comment